Juang Gove
21 December 2023
Petani mengambil peran utama dalam produksi pangan bangsa. Sawah merupakan alat produksi bagi para petani. Oleh karenanya Sawah tidak boleh Dikapitalisasi. Diera sekarang ini dengan begitu banyaknya pembangunan yang dilakukan oleh oligarki, banyak sawah yang menjadi korban pembukaan lahan yang diatas namakan pembangunan. Para tani di iming-imingi oleh oligarki "ganti untung" yang mana malah bikin buntung. Pasalnya alat produksi sebenarnya tidak dapat dinilai sehat benda mati dan kemudian dikapitalisasi. Penting kiranya meninjau kembali sistem ini, mengingat domino efek yang dapat terjadi. Mulai dari penurunan produksi pangan yang berakhir pada kelaparan dan kurang gizi, hilangnya pekerjaan, hingga penurunan kasta dari PETANI menjadi BURUH TANI.
Tani melinial, Indonesia maju bersama presiden Prabowo Gibran
balasan
kita harus perkuat swasembada pangan
balasan
Banyak anak muda yang gengsi turun ke sawah untuk Indonesia maju petani milenial lebih d perhatikan supaya mengurangi pengangguran..smngttt untuk petani muda
balasan
Petani sejahtera, ekonomi Indonesia tumbuh.
balasan
Tetap terhubung dengan gerakan kami melalui jaringan komunitas
Bakti Untuk Rakyat menggunakan cookie untuk memberi Anda pengalaman navigasi yang terbaik di situs kami. Dengan melanjutkan kunjungan, kami menganggap Anda telah menerima kebijakan cookie. Pelajari lebih lanjut tentang kebijakan cookie yang kami gunakan di sini.