Nasib petani

Bagaimana nasib petani kedengarannya

Di era globalisasi dan modernisasi digitalisasi kaum milenial generasi Z atau Gen X cenderung ingin bekerja di kantor, pabrik dan lainnya. Apakah tidak ada keinginan untuk menjadi petani???? Indonesia merupakan negara agraris yang besar tapi kini pekerjaan petani tak banyak di minati,saya sebagai petani jamur tiram menggeluti pekerjaan petani milenial sedih melihat banyaknya generasi muda tidak mempunyai keinginan menjadi petani, kedepannya bagaimana nasib para petani kita jika dari sekarang pekerjaan petani tidak di inginkan lagi.... Apalagi pupuk semakin susah dan mahal harganya tidak dengan jargon kita petani makmur rakyat sejahtera.. Mohon sekiranya para pejabat pikir kan itu terimakasih 🙏 salam kenal ibamz dri Brebes Jawa Tengah

Terkini

Sort by
Khoyrul A.

Semoga petani jadi makin terurus. Pupuk murah, obat tani gampang di dapat. Jika petani makmur, maka bahan pangan juga yakin bisa tercukupi. Maka tidak perlu impor dan mengurangi potensi korupsi

balasan

mhd a.

saya rasa generasi muda sekarangini: bukan tidak ada minat bertani,tetapi tidak punya lahan... kalau zaman saya masih SD dulu presidennya memberikan lahan kepada rakyat dengan program transmigrasi dan nama presiden saat itu adalah bapak soeharto......

balasan

Ansar _.

Saya merasakan waktu saya bertani, sangat butuh pemasukan untuk ladang pertanian apalagi musim hanya terjadi sekali setahun, dimana apa- apa selalu dikeluarkan terlebih dahulu seperti pupuk, racun, dll, jikalau musim hasil tidak sesuai yg diharapkan...

balasan

Muhammad A.

Beras aja kita masih import, harusnya kalau bisa kebutuhan pangan dari dalam negeri saja, tanah kita luas dimanfaatkan kalo bisa export

balasan