Email is missing from your social media permissions. Please, use another sign up method to create account.
Account is no longer available.
The email must be a valid email address.
or
GDPR
We collect specific data from you directly, such as personal information you give us when you complete a form and data about your participation and activity on the platform. If you want to know more, you can read our Privacy Policy here.
Accept to continue
You have to check the agreement before sending it or close this window.
Sebelumnya...ingin saya tanyakan tentang programnya....kedua..ingin saya tanyakan tentang program bansos kedepan nya...apakah akan seperti sekarang...program bansos ini seperti gas elpiji 3 kilo...walau ditulis dgn huruf besar 'khusus orang miskin"..tapi kenyataan nya di nikmati juga oleh orang " yg mampu..kalau betul bansos ini untuk org miskin...mungkin para tuna wisma dan yg lainnya ..pasti mendapat bantuan dari negara...tapi nyata nya tidak....jangankan ..mereka...saya sendiri yg rumahnya ngontrak...yg kontrakannya masih satu desa...jgnkan di beri bansos...didata pun tidak...disini sudah jelas...bahwa pemerintah ..telah menyekat warganya...bahwa bansos ini ..diberikan pada mereka yg punya rumah sendiri/ alamat KTP dan domosili nya sama ..jadi masyarakat yg ngontrak ini...seperti masyarakat kelas 2..terpinggirkan....ini unek" saya sebagai warga negara...apalagi ketika covid 19.. pssb..ppkm...yg menghambat kerja saya...di tambah harus memasukan anak ke SMA 2 org....belum selesai...ditambah anak saya jatuh sakit...BPJS nya di non aktifkan ..dgn terpaksa dari faskes 1 sampai faskes 3 menggunakan umum....selesai dirawat selama 2 bulan..ditambah lagi..harus Hemodialisa seminggu 2x..dan 1x ke poli....praktis gaji saya tiap Minggu ini...habis untuk biaya grab saja....kebutuhan yg lain nya jual ini jual itu ..pinjem sana pinjem sini ...selama 18 bulan anak kami berjuang dgn penyakit..dan akhir nya anak saya meninggal...dan setelah waktu berlalu...negara jadi heboh...karena penyakit gagal ginjal akut misterius...menjadi tragedi nasional...bukan hanya korbannya yg banyak..tapi ada juga kelalaian dari negara....jadi harapan saya....apabila program bansos di lanjutkan..jangan lah masyarakat ini dikotak kotakan...setiap warga negara punya hak yg sama...kedua ..buatkan rumah sakit faskes 3 ..satu propinsi...minimal 3.. ada yg timur..tengah..dan barat...agar semua masyarakat tidak terbebani dgn biaya transportasi..dan juga waktu....
Email is missing from your social media permissions. Please, use another sign up method to create account.
Account is no longer available.
The email must be a valid email address.
or
GDPR
We collect specific data from you directly, such as personal information you give us when you complete a form and data about your participation and activity on the platform. If you want to know more, you can read our Privacy Policy here.
Stay connected to our cause by joining our community
Bakti Untuk Rakyat use cookies to give you a better navigation experience on our site. As soon as you continue the tour, we assume you accept the cookies policy. Learn more about the cookie policy we use here.