Email is missing from your social media permissions. Please, use another sign up method to create account.
Account is no longer available.
The email must be a valid email address.
or
GDPR
We collect specific data from you directly, such as personal information you give us when you complete a form and data about your participation and activity on the platform. If you want to know more, you can read our Privacy Policy here.
Accept to continue
You have to check the agreement before sending it or close this window.
perencanaan pemerintah untuk memindahkan IKN dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim), salah satunya adalah untuk bisa menghadapi tantangan masa depan, yang mana telah sesuai dengan visi Indonesia pada tahun 2045 mendatang, yakni menyongsong Indonesia Maju, sehingga perekonomian yang ditargetkan mampu masuk ke dalam 5 (lima) besar dunia pada tahun 2045.
Kemudian, urgensi kedua dari adanya transfer IKN ini adalah sebagai bentuk upaya pemerintah untuk bisa terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata termasuk di Kawasan Timur Indonesia. Pasalnya, selama ini memang tidak bisa dipungkiri bahwa Jakarta dan sekitarnya terus saja terkenal menjadi pusat segalanya seperti pemerintahan, politik, industri, perdagangan, investasi, teknologi, budaya dan lain sebagainya.
Sehingga jelas sekali hal tersebut menyebabkan adanya ketidakmerataan pembangunan dan juga kesejahteraan di Tanah Air, karena selama ini terus saja pembangunan terjadi dan tersentralisasi hanya di Jakarta dan Pulau Jawa saja. Apabila kesenjangan tersebut terus terjadi, maka tentu akan menjadi kurang baik bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang seharusnya mampu menjadi berkelanjutan.
Pertumbuhan nasional akan terdampak dan tidak bisa berkelanjutan karena tidak memanfaatkan potensi daerah lain secara optimal, sehingga perekonomian tentu kurang mendukung adanya keadilan antar daerah dan juga semakin rentan terhadap terjadinya konflik yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
Tentunya dengan adanya pembangunan IKN Nusantara yang dikerjakan dengan serius oleh Presiden Jokowi, banyak pihak yang berharap hal tersebut mampu menjadi awal dari pemerataan pembangunan di Indonesia.
Email is missing from your social media permissions. Please, use another sign up method to create account.
Account is no longer available.
The email must be a valid email address.
or
GDPR
We collect specific data from you directly, such as personal information you give us when you complete a form and data about your participation and activity on the platform. If you want to know more, you can read our Privacy Policy here.
Stay connected to our cause by joining our community
Bakti Untuk Rakyat use cookies to give you a better navigation experience on our site. As soon as you continue the tour, we assume you accept the cookies policy. Learn more about the cookie policy we use here.